![]() |
| Para Warga Kamar NF 07 |
Di salah satu sudut Pondok Pesantren Nurul Falah DYF, tepatnya di KANTOR ATAS DYF 101 yang menjadi ruang bernaung para pengurus, suasana malam itu terasa begitu khidmat namun tetap memancarkan kehangatan. Para pengurus berkumpul bersama, duduk bersila beralaskan lantai dan tikar seadanya untuk melangsungkan musyawarah perdana. Momen ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan langkah awal untuk menyatukan visi dan mempererat ikatan persaudaraan dalam mengemban amanah pesantren.
Musyawarah malam itu dibuka dengan tenang oleh Pak Agil, selaku ketua kamar pengurus. Dalam sambutannya, beliau memberikan arahan pembuka yang menjadi pengingat bagi seisi ruangan. Pesan beliau menegaskan kembali pentingnya menjaga kerukunan, kesolidan, serta saling bahu-membahu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah dititipkan.
Tampuk pimpinan musyawarah kemudian dilanjutkan oleh Pak Asasi. Di bawah arahan beliau, jalannya rapat berlangsung lancar, cair, namun tetap terfokus pada esensi pembahasan. Di dalam ruangan yang dikelilingi rak-rak kayu tumpukan kitab kuning, buku-buku, serta jejeran pakaian yang menjadi saksi bisu keseharian para pengurus, berbagai gagasan untuk ketertiban dan kemajuan bersama didiskusikan dengan penuh kedewasaan.
![]() |
| Pak Asasi Sedang Memimpin Rapat |
Sebagai penutup yang menyejukkan sanubari, rangkaian rapat malam itu disempurnakan dengan mauidhotul hasanah yang disampaikan oleh Pak Ifham. Nasihat-nasihat tulus dari beliau menjadi bekal spiritual yang amat berharga. Beliau mengingatkan kembali tentang pentingnya meluruskan niat, menjaga keikhlasan dalam berkhidmah (mengabdi) kepada pondok, serta saling tolong-menolong dalam menebar kebaikan.
![]() |
| Pak Ifham : sedang maidzo hasanah |
Pertemuan malam itu mengajarkan bahwa KANTOR ATAS DYF 101 lebih dari sekadar tempat beristirahat bagi para pengurus. Ruangan ini adalah dapur pemikiran, tempat bertumbuh, dan ruang merajut ukhuwah. Semoga ke depannya, kekompakan segenap pengurus KANTOR ATAS DYF 101 senantiasa terjaga, serta setiap langkah pengabdian selalu diiringi dengan keberkahan



